Skema automatic batere charger

AUTOMATIC BATERE CHARGER













Daftar Komponen :

SCR1,2,3....................... FC 103D

SCR4.................................... 2N 4443 (pendingin)

D9..................................MDA 3502 - 4 (pendingin)

D5,6,7,8.................................IN 4002

D4..................................ZD 6,2 V

T............................................. Input 110 V / 220 V

Output.............................16 V 5A

Output....................................18V 0,2 A

To Battery (accu).............40A - 60 A

Kamus Istilah Blogger

Dunia blogging memiliki banyak sekali istilah khusus dan unik yang tidak mudah dipahami jika kita belum pernah mengenalnya sebelumnya. Oleh karena itu, diharapkan setelah membaca Kamus Istilah Blogger ini maka kita akan jauh lebih paham tentang dunia per-blogger-an. Silahkan di baca dan di pahami agar saat kita melakukan blog walking dan menemukan beberapa istilah di posting artikel yang memuat istilah tertentu kita sudah tidak bingung lagi tentang apasih maksudnya…

A-List: Sebuah daftar blogger-blogger yang memiliki blog dengan traffic relatif tinggi dan banyak dikenal di dunia blogging. Biasanya merujuk pada daftar 100 Technorati Blog.
Silahkan baca selengkapnya di link berikut...
Rimbo bujang's Weblog: Kamus Istilah Blogger

Widget diatas posting

Sebagian dari blogger menginginkan adanya widget yang dapat ditambahkan di atas posting blog. Di sisi lain, secara default, blogspot tidak menyediakannya. Template non-blogspot pun tidak semuanya menyediakan fasilitas ini. Oleh karena itu, bagi blogger yang menginginkan tambahan widget ini dapat mengikuti Tips Widget Di Atas Posting Blog seperti widget yang berada pada header, menggunakan widget ini untuk keperluan periklanan atau informasi penting lainnya.Langkah-langkah untuk menambahkan widget di atas Posting Blog adalah sebagai berikut.

1. Login ke http://blogger.com hingga masuk Dasbor

2. Klik Tata Letak (layout)

3. Klik tab Edit HTML

4. Cari dan temukan kode seperti di bawah ini.

<b:section class='main' id='main' showaddelement='no'>

5. Kemudian ubahlah showaddelement menjadi yes sehingga menjadi seperti di bawah ini.

<b:section class='main' id='main' showaddelement='yes'>

6. Kemudian Simpan Template

7. Selesai

Sekarang, Anda klik tab Elemen Halaman (Page Element) maka Anda akan mendapati fasilitas Tambah Gadget diatas posting.

Nah, sekarang kita dapat menambahkan widget atau gadget di atas postingan blog. Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat.


Sumber :http://tips-trik-blog.blogspot.com

Definisi GPRS dan MMS

GPRS

GPRS (General Packet Radio Service) adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat jika dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Sering disebut pula dengan teknologi 2,5G

Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM.

GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip 'tunnelling'. Ia menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 160 kbps dibandingkan dengan 9,6kbps yang dapat disediakan oleh rangkaian tersakelar GSM. Kanal-kanal radio ganda dapat dialokasikan bagi seorang pengguna dan kanal yang sama dapat pula digunakan secara berbagi ('sharing') di antara beberapa pengguna sehingga menjadi sangat efisien.

Dari segi biaya, pentarifan diharapkan hanya mengacu pada volume penggunaan. Penggunanya ditarik biaya dalam kaitannya dengan banyaknya byte yang dikirim atau diterima, tanpa memperdulikan panggilan, dengan demikian dimungkinkan GPRS akan menjadi lebih cenderung dipilih oleh pelanggan untuk mengaksesnya daripada layanan-layanan IP.

GPRS merupakan teknologi baru yang memungkinkan para operator jaringan komunikasi bergerak menawarkan layanan data dengan laju bit yang lebih tinggi dengan tarif rendah ,sehingga membuat layanan data menjadi menarik bagi pasar massal. Para operator jaringan komunikasi bergerak di luar negeri kini melihat GPRS sebagai kunci untuk mengembangkan pasar komunikasi bergerak menjadi pesaing baru di lahan yang pernah menjadi milik jaringan kabel, yakni layanan internet. Kondisi ini dimungkinkan karena ledakan penggunaan internet melalui jaringan kabel (telepon) dapat pula dilakukan melalui jaringan bergerak. Sebagai gambaran kecil, layanan bergerak yang kini menjadi sukses di pasar (bagi operator di manca negara) misalnya adalah, laporan cuaca, pemesanan makanan, berita olah raga sampai ke informasi seperti berita-berita penting harian.

Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:

* Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
* Software yang dipergunakan
* Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan

Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps.

Komponen-komponen utama jaringan GPRS adalah :

* GGSN (Gateway GPRS Support Node)
Gerbang penghubung jaringan GPRS ke jaringan internet. Fungsi dari komponen ini adalah sebagai interface ke PDN (Public Data Network), information routing, network screening, user screening, address mapping.
SGSN bertugas :
1. Mengirim paket ke Mobile Station (MS) dalam satu area
2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh profile data pelanggan GPRS (management mobility)
3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya (location management)
4. SGSN dihubungkan ke BSS pada GSM dengan koneksi Frame Relay melalui PCU (Packet Control Unit) di dalam BSC

* SGSN (Serving GPRS Support Node)
Gerbang penghubung jaringan BSS/BTS ke jaringan GPRS. Komponen ini berfungsi untuk mengantarkan paket data ke MS, update pelanggan ke HLR, registrasi pelanggan baru.
GGSN bertugas :
1. Sebagai interface ke jaringan IP external seperti : public internet atau mobile service provider 2. Meng-update informasi routing dari PDU ( Protokol Data Units ) ke SGSN.

* PCU
Komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS

GPRS menggunakan sistem komunikasi packet switch sebagai cara untuk mentransmisikan datanya. Packet switch adalah sebuah sistem di mana data yang akan ditransmisikan dibagi menjadi bagian-bagian kecil (paket) lalu ditransmisikan dan diubah kembali menjadi data semula. Sistem ini dapat mentransmisikan ribuan bahkan jutaan paket per detik. Transmisi dilakukan melalui PLMN (Public Land Mobile Network) dengan menggunakan IP backbone. Karena memungkinkan untuk pemakaian kanal transmisi secara bersamaan oleh pengguna lain maka biaya akses GPRS, secara teori, lebih murah daripada biaya akses CSD.

GPRS didesain untuk menyediakan layanan transfer packet data pada jaringan GSM dengan kecepatan yang lebih baik dari GSM. Kecepatan yang lebih baik ini didapat dengan menggunakan coding scheme (CS) yang berbeda dari GSM.

Perusahaan yang memelopori GPRS di Indonesia adalah:

1. TelkomVentus
PT. Telkom VENTUS adalah brand name untuk Push email yang merupakan layanan jasa nilai tambah dan konvergensi dari layanan surat-menyurat elektronis (email) dan mobile system (cellular/wireless) yang memungkinkan dilakukan relaying terhadap email yang selama ini diterima lewat desktop atau laptop ke smartphone atau PDA phone Dengan menggunakan layanan ini pemilik account email dapat menerima atau mengirimkan pesan elektronis, bukan lagi berupa pesan singkat lewat terminal handphone atau PDA yang dimilikinya. Produk push email adalah sebuah produk yang dapat dianalogikan sebagai 'memboyong' semua kemampuan penerimaan dan pengiriman email dari desktop atau notebook ke dalam smartphone atau PDA phone yang terhubung kepada network GPRS (Global Packet Radio Services) atau PDN (Packet Data Network)

2. BlackBerry
PT. Indosat Ditujukan untuk pelanggan Pascabayar Matrix secara korporat wilayah Jabotabek Indosat akan memasang instalasi Blackberry Enterprise Server (BES) pada server perusahaan. Setiap email yang masuk ke inbox email server perusahaan akan di-enkripsi, kemudian di-push ke ponsel melalui jaringan GPRS Indosat. Ponsel yang digunakan adalah ponsel khusus Blackberry seri 7730 yang bergerak dalam jaringan GSM triband 900/1800/1900 Mhz Layanan BlackBerry menyediakan akses nirkabel terintegrasi, baik untuk email, telepon, personal information management (PIM), dan aplikasi data perusahaan.

Cara Pemasangan

Untuk dapat menggunakan GPRS (khususnya pada handphone yang mendukung) diperlukan setting terlebih dahulu. Cara setting GPRS terdapat dari operatornya masing-masing. Untuk menggunakan GPRS di komputer, dapat menyambungkan handphone yang tersetting GPRS itu dengan komputer. Selanjutnya dibutuhkan PC Suite (adalah CD software yang terpaket pada saat membeli handphone mid-end ke atas).

Saat ini, perkembangan GPRS di Indonesia kalah bersaing dengan teknologi 3G yang memang pengembangan lebih lanjut dari GPRS.



MMS

MMS atau Multimedia Messaging Service adalah jasa layanan pesan yang memfasilitasi para pengguna telepon selular untuk melalukan pertukaran pesan multimedia. MMS dapat dikatakan sebagai bentuk evolusi dari SMS atau Short Messaging Service, dimana pada layanan pesan tersebut terdapat transmisi jenis media tambahan yang meliputi teks, image, audio, animasi, videoklip atau kombinasi antar media-media tersebut.
Format pada MMS

Adapun format-format yang dapat disimpan melalui MMS yaitu:

* Text
(dengan format fonts, warna, dan lain-lain)

* Image
JPEG(Joint Photographic Experts Group) adalah format gambar yang banyak digunakan untuk menyimpan gambar-gambar dengan ukuran lebih kecil. Beberapa karakteristik gambar JPEG:
* Memiliki ekstensi .jpg atau .jpeg.
* Mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit true color.
* Mengkompresi gambar dengan sifat lossy.
* Umumnya digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto.
JPEG berbeda dengan MPEG (Moving Picture Experts Group) yang menyediakan kompresi untuk video

PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).

PNG dibaca "ping", namun biasanya dieja apa adanya - untuk menghindari kerancuan dengan istilah "ping" pada jaringan komputer.

Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagad Jembar - en:World Wide Web).

Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF:

* Channel Alpha (transparansi)
* Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:"brightness")
* Penayangan citra secara progresif (progressive display)

Selain itu, citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding format GIF).

Satu fasilitas dari GIF yang tidak terdapat pada PNG format adalah dukungan terhadap penyimpanan multi-citra untuk keperluan animasi.

Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra - karena format ini selain tidak menghilangkan bagian dari citra yang sedang diolah (sehingga penyimpanan berulang ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra) namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik.


* Audio
WAV (Waveform Audio Format) merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV merupakan varian dari format bitstream RIFF dan mirip dengan format IFF dan AIFF yang digunakan komputer Amiga dan Macintosh. Baik WAV maupun AIFF kompatibel dengan sistem operasi Windows dan Macintosh. Walaupun WAV dapat menampung audio dalam bentuk terkompresi, umumnya format WAV merupakan audio yang tidak terkompres.

* Video
MPEG (Motion Picture Expert Group) adalah nama organisasi internasional ISO/IEC yang mengembangkan standar pengkodean citra bergerak. Pertemuan pertama terjadi pada bulan Mei 1998 di Ottawa, Kanada. Namun kini MPEG sebagai berkas dengan nama singkatan yang berbeda yaitu Moving Picture Expert Group.

Beberapa standar yang dikembangkan adalah MPEG-2 dan MPEG-3. Encoding MPEG-2 digunakan pada video CD, sementara MPEG-3 menjadi populer dengan tampilnya lapisan audio (audio layer) MPEG-3, yang dikenal dengan MP3.

MPEG berkembang menjadi beberapa kategori:

* MPEG-1, standar pengompresan suara dan gambar pada Video CD termasuk juga sebagai lapisan audio 3(audio layer 3) MP3 format kompresi untuk suara (audio).
* MPEG-2, standar untuk penyiaran suara dan gambar over-the-air televisi digital ATSC, DVB dan ISDB, satelit televisi digital Dish Network, sinyal digital cable television dan juga DVD
* MPEG-3, standar untuk High-definition television HDTV
* MPEG-4, pengembangan dari MPEG-1 untuk mendukung objek suara/gambar televisi tiga dimensi (3D)
* MPEG-7, standar suatu sistem formal untuk menggambarkan isi dari suatu multimedia.
* MPEG-21, standar MPEG untuk generasi masa depan (rangka multimedia)


Data-data yang digunakan tidak dapat lebih dari 30Kbyte dan untuk image digunakan dari dimensi kecil sampai dimensi besar namun ukurannya masih harus dibawah ukuran display 320x208 pixel.

Mekanisme Pengiriman MMS

MMS distandarisasi WAP forum dan 3GPP serta pesan MMS dapat dikirim dan diterima antara person to person dan person to email. Mekanisme pengiriman MMS person to person yaitu pada tahap pertama, pihak originator melakukan send kepada receiver melalui MMSC dengan menggunakan WAP Post, dan pesan tersimpan dalam MMSC. Kemudian pada tahap kedua, MMSC memberitahukan atau memberikan notifikasi kepada receiver melalui SMS dengan WAP Push. Tahap ketiga, setelah receiver menerima notifikasi, untuk mengambil pesan MMS, receiver melakukan inisialisasi hubungan WAP Get untuk mengambil MMS yang ada didalam MMSC. Dan tahap terakhir, setelah semua proses tersebut berjalan maka report via SMS dikirim ke originator.

Struktur Pesan MMS

Struktur pesan MMS sesuai dengan format yang biasa digunakan dalam sistem internet. pada MMS, setiap pesan terdiri dari bagian message envelope dan message content. Message envelope memiliki field-field yang diperlukan untuk proses penyampaian dan interpretasi isi pesan. Jika isi pesan terdiri dari non-textual seperti image, audio, dan video dalam pesan multimedia, maka format isi pesan tersebut berupa multipart message berdasarkan Multipurpose Internet Mail Extensions atau MIME. Sebuah pesan MMS dapat dibentuk seperti slide show presentation, yaitu pesan MMS terdiri dari beberapa media tertentu yang memiliki durasi, layout dan bagaimana ditampilkannya.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/GPRS

Indahnya berbagi

Memberi dan indahnya berbagi sering sekali aku dengar atau lihat dalam bentuk tulisan maupun slogan di acara TV,internet maupun renungan. Berbagi, memberi, yah sebuah kata yang terdengar simple dan mudah, namun begitu berat untuk dilakukan (bahkan dalam diriku ini). Terkadang timbul sebuah pertanyaan, apa yang harus ku beri, sedangkan aku tak memiliki?.Sebuah pemikiran yang naïf, sebuah rasa kufur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada diriku.Ternyata begitu banyak yang bisa kuberi, ternyata begitu banyak yang mampu aku berikan untuk orang orang di sekelilingku, namun karena selama ini tidak adanya keinginan untuk menggali maka tiada banyak yang aku ketahui bahwa aku mampu memberikan sesuatu kepada mereka yang berada di sekitarku.

Memberi tanpa harus mengharap kembali, seperti pepatah lama. Kasih ibu sepanjang masa, selalu memberi tak harap kembali. Seperti itulah. Mengimplementasikan dalam kehidupan sehari hari. Dan selalu berjiwa lapang.

Memberi bukan untuk dikenang jasanya, memberi bukan untuk di ingat, memberi bukan untuk di sanjung. Namun memberi karena kita butuh untuk memberi. Karena kita senang dan hobi. Mampukah kita menjadikan tindakan memberi itu menjadi suatu hobi??

Memberi bisa di mulai dari diri sendiri. Mampukah kita memberi rasa adil kepada diri kita? Mampukah kita memberi rasa nyaman kepada diri kita, mampukah kita membagi waktu untuk diri kita? Sudah kah kita memberikan yang terbaik untuk diri kita?

Memberi kepada sang pentipta Allah SWT, mampukah kita bertransaksi kepada Allah, dalam setiap ibadah kita, kita perbanyak ibadah kita, perbanyak rasa syukur dan rasa cinta kepada Allah?. Kadang kita sendiri sering terlena, doa yang kita panjatkan kadang lebih lama dibandingkan bacaan bacaan sholat yang kita baca. Seperti kadang ketika tiba panggilan adzan, sering kali kita menomer 2 kan, “nanti dulu ah”, “bentar lagi ah”, “masih tanggung ah”. Namun takala doa kita tidak langsung di ijabah, sering kita merasa sangsi apakah akan di ijabah, di Kabul apa ngga ya. Terlalu banyak yang kita minta kepada Allah SWT dibanding apa yang telah kita berikan kepada Nya.

Berbagi dengan sahabat dan kerabat. Kadang ini menjadi suatu pokok permasalahan, dimana masing masing merasa sudah banyak memberi, dan merasa telah berbuat semaksimal mungkin kepada kerabatnya. Namun pernahkah kita bertanya, sudah bahagiakah sahabat kita? Kadang sering terlintas secara tidak sengaja dari ucapan kita, “kalo gak karena gw, gak bisa begitu dia”, “dulu susahnya sama gw tuh, sekarang aja udah kaya jadi lupa” dan ucapan ucapan yang lain yang secara tidak sengaja bermakna meminta kembali atas apa yang pernah kita beri.

Sudahkah kita maksimal dalam berbagi, sudah kah kita maksimal dalam memberi. Memberi itu tidak akan pernah membuat kita miskin atau rugi. Tidak akan pernah membuat kita menderita atau sengsara. Selagi masih ada kesempatan, berikanlah apa yang bisa kita berikan kepada siapapun mereka yang membutuhkan. Kepada diri sendiri, kepada keluarga, kepada kerabat, kepada alam, dan terutama kepada Allah.

Taburkan benih benih kebaikan dan insya Allah kita akan menuai kebaikan. Percayalah. Yakinlah.

Mulai detik ini, saat ini. Berikan lah apa yang kita mampu kepada mereka yang membutuhkan. Baik harta, ilmu, perhatian, kekuatan, dan senyum. Dan janganlah berharap kembali.

Translate bahasa English - Indonesia

Pernah surfing artikel tetapi yang ada hanya bahasa Inggris? Tidak usah risau mungkin ini bisa membantu kita semua bagi yang memiliki tugas untuk translate artikel ke bahasa inggris ataupun sebaliknya. Kalau menurut saya pribadi tools ini lebih powerful dari software translator yang lain (bukan bermaksud promosi lho...).

Semuanya masalah translate bisa dijawab oleh Google dengan layanan terbaru mereka : Google Translate (http://translate.google.com). Sekarang Google Translate sudah support bahasa Indonesia.Jadi, kalau kita menemukan web site yang bagus dan penting dan ingin merubahnya kedalam bahasa Indonesia, cukup menggunakan layanan Google yang satu ini. Dan yang paling penting adalah : GRATIS!
Caranya cukup mudah:

1.Pertama buka web google translate http://translate.google.com
2.Akan terlihat 2 buah text area, pertama untuk translate kalimat atau kata, dan yang dibawahnya jika kita mau translate sebuah web page.
3.Masukkan kata/kalimat ke kolom yang sesuai
4.Pilih menu translate
5.Klik translate
6.Selesai
Mudah bukan? Menurut saya, layanan Google translate ini sangat membantu saya. Memang sih, hasil translate dari/ke Indonesia belum begitu sempurna. Tapi seperti yang sudah saya katakan tadi, hasilnya lebih baik dari software-software translator yang beredar sekarang ini.

Tips jika anda ingin mengtranslate dari bahasa Indonesia ke bahasa lain : Gunakanlah bahasa Indonesia sesuai dengan EYD agar hasil translater lebih baik.

Bermain bersama anak


Foto Vita (nama panggilan anak kedua kami dan sekarang berusia 1 tahun) yang sedang bermain di taman Komplek Perumahan Bukit Waringin, Bojonggede Bogor ini hasil bidikan sekaligus posting via SonyEriccson K530i sebagai percobaan blogging via HP .
Bermain bersama anak adalah kemewahan dan kebahagian terbesar yang bisa diberikan orang tua kepada anak-anaknya. Kehidupan pada saat ini, terutama di kota-kota besar sangat penuh dengan tuntutan materi. Untuk menyediakan sekolah yang baik, kehidupan yang lebih baik, orang tua bergelut dengan pekerjaan agar menghasilkan materi yang cukup untuk mendukung kenyamanan hidup anak. Terkadang terlalu larut dalam usaha mencari materi, kita melupakan dasar utama pencariannya. Memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak! Anak berdasarkan teori perkembangan anak akan melalui tahapan-tahapan dalam kesiapannya belajar. Hal yang paling mendasar bagi anak, terutama balita, adalah kemampuan untuk belajar sambil bermain.

Posting blog via HP SE K530i


Seiring dengan pesatnya perkembangan tehnologi internet, sekarang ini hampir semua merk Handphone sudah dilengkapi fasilitas untuk akses internet langsung. Seperti penulis saat ini mempergunakan Hp SonyEricsson K530i, setelah Setting GPRS dan MMS SE K530i telah benar dan berfungsi sebagai mana mustinya, Seperti posting ini juga Enaknya kalau bisa posting blog dari Handphone, yang saya pergunakan saat ìni SonyEricsson K530i. Tertarik...? Tunggu saya posting cara caranya
to be continous.......

Sejarah RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia)

Sejarah perkembangan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia)berawal dari penemuan alat komunikasi radio di negara Amerika pada band frekuensi 26,968 -27,405 Mhz yang terkenal dengan nama radio Citizent Band (CB), maka di Amerika tersebut pada tahun 1958 secara resmi radio CB telah dilegalisir penggunaannya sebagai alat komunikasi radio antar penduduk. Sebagai organisasi pengelolaannya adalah Federal Communications Commission (FCC) yang bertugas untuk menangani pengendalian dan pembinaan para penggemarnya yang semakin banyak di masyarakat luas.Keberadaan CB terasa diperlukan oleh masyarakat di Amerika, terutama sebagai sarana komunikasi antar penduduk untuk saling memberikan informasi bila mendapat kesulitan, mohon bantuan/pertolongan dengan segera, atau untuk kepentingan gawat darurat.
Dengan demikian komunikasi radio antar penduduk (CB) di Amerika berkembang dengan baik dan telah memasyarakat, sehingga instansi-instansi resmipun ikut secara aktif terjun didalamnya. Instansi yang ikut terjun antara lain : Kepolisian, SAR, Rumah Sakit, Pemadam Kebakaran, Perusahaan Listrik, dan lembaga sosial kemasyarakatan lain yang semuanya memonitor dengan menggunakan jalur/aluran 9. Disamping itu keperluan tersebut, alat komunikasi ini juga banyak digunakan untuk membantu keperluan komunikasi pada acara/event penting seperti acara olahraga maupun bentuk bentuk keramaian lainnya, demi kelancaran penyelenggaraan dan untuk mengantisipasi apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan.

Perkembangan komunikasi radio CB, telah merambah ke berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia pun mulai dimasuki radio CB sejak dasawarsa 70-an. Kehadiran CB di Indonesia teryata terus berkembang dalam jumlah maupun penggemarnya yang penggunaannya masih bersifat liar, karena belum ada ketentuan yang mengaturya.

Melihat kenyataan ini, Pemerintah mulai menyadari jikalau penggunaan CB secara liar dan jumlahnya semakin bertambah banyak tetap dibiarkan, bisa mengakibatkan timbulnya dampak negatif, karena alat komunikasi radio CB apabila oleh pemilik yang tidak bertanggungjawab dan liar dapat digunakan untuk tindakan yang bersifat kriminal, bahkan mungkin sampai tindakan subversif dan Iain-lain. Akhirnya Pemerintah mengambil tindakan penertiban terhadap pemilik dan pengguna radio CB di Indonesia, oleh karenanya Pemerintah mengambil kebijaksanaan untuk melegalisir penggunaan perangkat tersebut dengan ketentuan-ketentuan persyaratan serta perijinan untuk Komunikasi Radio Antar Penduduk (KRAP). Kebjaksanaan Pemerintah melalui Menteri Perhubungan telah menetapkan SK MENHUB RI Nomor : SI. 11/HK 501/Phb-80 tertanggal 6 Oktober 1980, tentang Perizinan Penyelenggaraan Komunikasi Radio Antar Penduduk.

Untuk pelaksanaan keputusan tersebut, maka perlu didirikan suatu organisasi yang bertugas membantu Pemerintah dalam pengawasan dan pembinaan terhadap penyelenggara Komunikasi Radio Antar Penduduk (KRAP). Memperhatikan begitu pentingnya suatu organisasi pendukung atas keputusan itu maka Dirjen Postel pada tanggal 31 Oktober, menunjuk Team Formatur dengan suratnya Nomor : 6356/OT.002/Dirfrek/80, untuk membentuk Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia yang mempunyai kepentingan pembinaan, pengelolaan, dan pengendalian Komunikasi Radio Antar Penduduk.

Team Formatur yang ditunjuk, yaitu :

1. SUDARTO
2. EDDIE M. NALAPRAYA
3. SUTIKNO BUCHARI
4. A. PRATOMO, Be T.T.
5. LUKMAN ARIFIN, SH

Team Formatur diberi tugas :

1. Menyusun AD & ART dari Organisasi KRAP tingkat Pusat
2. Menyusun Pengurus Pusat dari Organisasi KRAP

Setelah formatur bermusyawarah pada tanggal 2 Desember 1980 di Jakarta, maka terbentuklah susunan Pengurus Pusat Organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI ) dengan susunan AD & ART RAPI. Organisasi RAPI merupakan satu-satunya organisasi bagi penyelenggara Komunikasi Radio Antar Penduduk di Indonesia. Terpilih sebagai Ketua Umum pertama adalah EDDIE M NALAPRAYA.

Organisasi tersebut didasarkan atas SK MENHUB No. SI. 11/HK S01/Phb-80, tanggal 6 Oktober 1980, yang pelaksanaannya diatur melalui SK Dirjen Postel Nomor : 125/Dirjen/1980, yang menetapkan KEPUTUSAN TENTANG PENDIRIAN DAN PENGANGKATAN PENGURUS PUSAT ORGANISASI RADIO ANTAR PENDUDUK, tertanggal 10 Nopember 1980. Tanggal 10 Nopember 1980 dijadikan tanggal lahirnya Organisasi RAPI, dan mulai saat itulah Radio Antar Penduduk Indonesia mulai berkiprah dalam mendukung pembangunan nasional melalui bantuan komunikasi maupun dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, politik, olahraga, kepramukaan, SAR, satuan komunikasi kamtibmas, dan masalah emergency lainnya, baik ditingkat Daerah maupun Tingkat Nasional.

Perkembangan dan pertumbuhan RAPI semakin semarak dan telah menjadi suatu bagian hobby yang dicintai oleh masyarakat Perkembangan ini berlangsung terus sampai dengan tahun 1987. Tetapi dengan adanya kebijaksanaan Pemerintah melalui SK Menparpostel RI No. KM 48/PT.307/MPPT-85 yo SK No. 79/PT.307/MPPT-87 yang pelaksanaannya diatur di dalam SK Dirjen Postel No. 97/Dirjen/85 yo SKNo. 80/Dirjen/87, — yang intinya tentang pita frekuensi 11 meter (27 Mhz) secara berangsur-angsur akan dicabut dan diganti dengan pita frekuensi 62 centimeter (476 Mhz) - maka dengan sendirinya kegiatan RAPI menurun sangat drastis, penurunan ini disamping disebabkan ketentuan tersebut diatas juga karena akibat produser perangkat 11 meter menghentikan produksinya, sehingga anggota RAPI kesulitan mencari komponen maupun perangkat radio komunikasi 11 meter.

Dalam kondisi seperti itulah, semua pelaku organisasi RAPI diseluruh Indonesia berupaya agar RAPI tetap eksis dan dapat melakukan kegiatan yang positip bagi anggota maupun masyarakat sebagai bentuk dharma bhakti kepada nusa dan bangsa. Dengan berbagai upaya melalui aspek legal maupun usaha-usaha memberikan masukan kepada Pemerintah agar kelangsungan hidup organisasi RAPI bisa tetap dipertahankan keberadaannya.

Akhirnya Pemerintah memperhatikan serta tanggap terhadap aspirasi dari seluruh jajaran RAPI dan berdasarkan UU No. 3 Tahun 1989 Tentang Telekomunikasi yang didalamnya KRAP termaktub di dalam Pasal 5 Ayat 2, Pasal 12 Ayat 1 dan Ayat 3, maka Pemerintah melalui SK Menparpostel No. KM 26/ PT.307/MPPT-92 tertanggal 30 Maret 1992, tentang Komunikasi Radio Antar Penduduk, menetapkan bahwa pita frekuensi 11 meter (27 Mhz) dialokasikan kembali kepada RAPI, disamping frekuensi 62 centimeter (476 Mhz). Termasuk juga penggunaan perangkat KRAP buatan luar negeri diperbolehkan untuk digunakan selama memenuhi persyaratan teknis yang ditentukan. Keberhasilan usaha dan perjuangan para pelaku organisasi RAPI semakin nyata, ini bisa kita lihat bahwa dengan dikeluarkannya SK Dirjen Postel Nomor : 92/Dirjen/1994 tentang Ketentuan Pelaksanaan Komunikasi Radio Antar Penduduk (KRAP). Didalam SK tersebut ditetapkan bahwa perangkat komunikasi pada gelombang:

1. HF (High Frequency) yaitu Band Frekuensi 26.960 - 27.415 Mhz
2. VHF (Very High Frequency) Band Frekuensi 142.0375 - 143.5375 Mhz
3. UHF (Ultra High Frequency) Band Frekuensi 476.410 - 477.415 Mhz

dialokasikan dan dipercayakan kepada organisasi RAPI untuk pengelolaannya.

Dengan kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah, maka perlu bagi seluruh pelaku-pelaku organisasi RAPI untuk meningkatkan rasa tanggungjawabnya terhadap organisasi maupun aturan dan ketentuan yang berlaku dalam Komunikasi Radio Antar Penduduk yang telah ditetapkan, sehingga terciptalah Tertib Organisasi dan Tertib Frekuensi seperti yang kita dambakan. Semoga RAPI untuk saat sekarang maupun yang akan datang dapat membuktikan karya dan bhaktinya terhadap bangsa dan negara Indonesia yang tercinta.
Sumber : http://www.rapi12diy.com/


e1025 RF Gateway RAPI

RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) adalah organisasi pengguna radio komunikasi di Indonesia yang bekerja pada range frequensi VHF (Very High Frequency) 142.000 MHz s/d 143.575 MHz dan juga masih banyak yang di frequensi UHF (Ultra High Frequency)serta frequensi HF (High frequency).
Seiring dengan kemajuan tehnologi VoIP (Voice Over IP) team RAPI Nusantara mengaplikasikan teknologi ini untuk menyambungkan radio komunikasi dengan internet. Dan inilah yang menjadi cikal bakal masuknya dunia amatir ke dalam dunia internet yang kemudian dikenal dengan nama eQSO. jadi disamping bisa berkomunikasi menggunakan radio, anggota RAPI sekarang bisa menggunakan RFGateway Software yang selanjutnya dikenal dengan e1025 RF Gateway (Bahasa Indonesia) lengkap dengan logo RAPI didalamnya, yang bisa di download disini
Setelah file dalam bentuk zip tersebut terdownload, extrak ke folder yang diinginkan, selanjutnya install dan masukkan settingan

Server :1025rapi.no-ip.org

Port :10024

Room :INDONESIA (atau sesuai yang dikehendaki dengan menu dropdown). .

Callsign : Isi dengan Callsign anda beserta pesan Nama atau lokasi anda yang nanti akan terlihat di layar Gateway

Dan bila ada kesulitan kirim pertanyaan,saran dan kritik membangun anda ke email

DAFTAR ISI